Cara Jitu Tingkatkan Penjualan dengan Psikologi Marketing

  • Whatsapp
psikologi marketing meningkatkan penjualan
Ilustrasi. [Foto: Ist]

Kuarter.id – Marketing merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam menjalankan usaha. Sebaik apapun produk yang kamu jual, tanpa marketing yang tepat usahamu bisa saja jalan di tempat. Untuk itu sebelum memulai usaha, rencanakan strategi marketing yang akan kamu lakukan.

Berbicara soal marketing memang bukanlah hal yang mudah. Agar bisa menjangkau calon konsumen dengan cara yang tepat, salah satu yang wajib kamu pahami adalah ilmu psikologi marketing.

Read More

Dengan pendekatan psikologi marketing kamu akan memahami motif yang mempengaruhi psikis atau emosi dan perasaan terhadap satu produk.

Penggunaan warna merah pada beberapa restoran makanan cepat saji, merupakan salah satu contoh penerapan psikologi marketing. Penggunaan warna merah dipercaya dapat berpengaruh memunculkan rasa lapar dan meningkatkan nafsu makan.

Memahami psikologi marketing akan membantu meningkatkan penjualan produk juga agar strategi marketingmu lebih ampuh.

Baca juga: Tips untuk Generasi Milenial Hadapi Quarter Life Crisis

Nah dilansir dari laman Jurnal Entreprenuer, berikut beberapa penerapan psikologi marketing yang bisa kamu pelajari untuk menyempurnakan startegi marketing kegiatan usahamu.

1. Bangkitkan Emosional Calon Pelanggan

Menurut beberapa pakar, emosi adalah salah satu yang mempengaruhi keputusan dalam membeli sesuatu.

Jadi, selain menjelaskan spesifikasi produk yang kamu jual, jelaskan pula informasi keunggulan produk yang bisa membangkitkan emosional pembeli. Contoh, rasa nyaman, aman atau ekslusif yang bisa didapatkan pembeli apabila membeli produk atau jasa yang kamu tawarkan.

2. Bukti Social Proof

Pengalaman dan penilaian pembeli lain akan mempengaruhi keputusan seseorang ketika ingin mencoba produkmu. Untuk itu perlihatkan penilaian, rating dan testimoni dari pembeli-pembeli sebelumnya, agar calon pembeli tertarik untuk turut mencoba produk yang kamu tawarkan.

Terlebih di era digital saat ini, banyak platform yang bisa kamu gunakan untuk menjaring testimoni dan rating pelanggan, sehingga bisa menjadi informasi yang semakin mendukung kemajuan usahamu.

3. Kesan “Takut Ketinggalan” Produk yang Kamu Jual

Munculkan kesan takut ketinggalan dengan buat produk yang terbatas atau limited edition. Jumlah produk yang terbatas dan periode penjualan hanya di waktu yang tertentu, akan mendorong pembeli untuk membuat keputusan membeli produkmu dengan segera agar tidak ketinggalan.

Baca juga: Pilih Passion atau Karir?

Kamu juga bisa mengadakan flash sale atau promo menarik tertentu untuk beberapa produk tertentu, dan yakinkan pembeli untuk tidak melewatkan kesempatan tersebut dan membeli produkmu sekarang juga.

4. Teknik Resiprokal

Salah satu contoh penerapan teknik ini adalah penawaran edisi trial pada beberapa software yang memungkinkan konsumen mencoba produk secara gratis untuk beberapa waktu. Pada dasarnya prinsip teknik ini adalah: ketika kamu diberikan sesuatu oleh orang lain, kamu akan terdorong untuk mengembalikan sesuatu kepada mereka.

Nah kamu bisa coba menyiapkan beberapa sample produk gratis untuk bisa dicoba oleh konsumenmu. Ketika merasa tertarik, mereka tentunya akan langsung membeli produkmu.

Contoh lainnya pemberian hadiah atau give away untuk pelanggan setiamu. Itu akan semakin meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap produkmu.

5. Goldilocks Effect

Menyediakan produk sejenis dengan spesifikasi dan varian yang berbeda akan memudahkan pembelimu dalam memutuskan membeli produk. Psikologi marketing satu ini tentunya akan meningkatkan penjualan produkmu lho.

Contohnya ketika kamu menjual kopi, tawarkan pilihan topping yang bervariasi. Hal ini akan membuat konsumen bisa memilih produk secara spesifik sesuai seleranya.

Nah itu dia teknik psikologi marketing yang dapat diterapkan untuk meningkatkan penjualan produk bisnismu. Selamat mencoba!


Baca informasi lainnya hanya di Kuarter.id

Related posts