Pertemuan Virtual yang Padat Sebabkan Zoom Fatigue, Kamu Juga?

  • Whatsapp
Zoom Fatigue
Ilustrasi. [Foto: Ist]

Kuarter.id- Semenjak pandemi Covid-19, proses belajar mengajar, bekerja, dan aktivitas sosial lainnya mulai biasa kita lakukan secara daring. Salah satu platform video conference Zoom Meeting menjadi platform yang paling sering digunakan orang-orang untuk menunjang aktivitas ini.

Berkat Zoom Meeting dan platform sejenis, kamu tetap bisa berkomunikasi dan berinteraksi di mana pun. Kamu tak perlu repot-repot keluar rumah dan berisiko tertular Covid-19.

Read More

Namun, aktivitas yang padat di ruang pertemuan daring sejenis Zoom Meeting juga tak jarang membuat kita kelelahan dan bosan. Bahkan baru-baru ini Bos Zoom Eric Yuan menyatakan dirinya mengalami kelelahan meeting dengan Zoom, bahkan dalam satu hari harus menghadiri meeting hingga 19 kali.

Bos Zoom pun mengalami Zoom Fantigue. Kira-kira kamu termasuk juga tidak?

Istilah ini juga disebut dengan Zoom Fatigue. Dilansir dari kompas.com, Zoom Fatigue merupakan rasa lelah dan gelisah yang muncul akibat terlalu sering melakukan pertemuan daring. Bukan hanya karena platform Zoom Meeting saja. Istilah ini juga berlaku untuk berbagai platform daring lainnya.

Zoom Fatigue ini sendiri bukan gangguan psikologi. Namun, bila terjadi berkepanjangan, Zoom Fatigue dapat menyebabkan gangguan mental dan berujung stres.

Masih dilansir dari kompas.com, Zoom Fatigue memiliki beberapa gejala. Salah satunya dapat menyebabkan fokus berkurang, kemampuan mengolah informasi yang melambat, cepat lelah, koordinasi antara mata dan tangan menjadi berkurang. Selain itu, Zoom Fatigue juga menyebabkan otot terasa pegal dan respon melambat.

Sementara itu, Zoom Fatigue disebabkan oleh berbagai faktor. Memandangi layar gadget berjam-jam bahkan sepanjang hari menjadi faktor utamanya. Hal ini menyebabkan pegal-pegal, nyeri otot, bahkan stres berkepanjangan.

Baca juga: Youtuber Anak-Anak dengan Bayaran Tertinggi Versi Forbes

Belum lagi tugas yang menumpuk serta deadline yang tak kunjung berkesudahan menyebabkan stres menjadi semakin tinggi.

Dengan platform daring sejenis Zoom, komunikasi tidak lagi bisa dilakukan secara fisik. Bagi sebagian orang, hal ini menyebabkan kekhawatiran dan kegelisahan, sehingga merasa tidak nyaman bila berinteraksi secara daring.

Serta berbagai faktor lainnya yang menyebabkan Zoom Fatigue menyerang beberapa orang. Mungkinkah kamu mengalaminya juga?

Nah, buat kamu yang sedang berada dalam fase ini, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk keluar dari Zoom Fatigue.

Buat list kegiatan yang akan kamu ikuti lewat Zoom Meeting

Pertemuan yang padat melalui Zoom Meeting kadang membuat kita sulit membagi waktu dan konsentrasi. Terlebih bila dalam satu waktu kamu harus menghadiri lebih dari satu kegiatan.

Nah, coba buatlah list kegiatanmu yang akan kamu ikuti lewat Zoom Meeting. Tentukan pula prioritas kegiatan mana yang bisa kamu hadiri, ya.

Beralih ke rapat melalui telepon

Rapat virtual terkadang membuatmu lelah karena harus duduk di depan komputer selama seharian dengan menampilkan wajah. Jika kamu bosan dan lelah dengan rapat virtual seperti Zoom Meeting, kamu bisa menggunakan rapat melalui telepon atau rapat melalui chatting.

Telepon atau chatting bisa menjadi opsi lain untuk berkomunikasi atau berdiskusi soal pekerjaan. Tentu harapannya agar jenis komunikasi apa pun dapat memperlancar pekerjaanmu ya.

Sesekali ke luar rumah untuk melihat pemandangan sekitar

Agar menghindari pegal-pegal dan lelah mata akibat seharian menatap layar komputer, sesekali kamu bisa ke luar rumah untuk melihat pemandangan sekitar. Atur waktu untuk kamu bisa jalan-jalan sore atau jogging, sehingga membuat kembali refresh dan tidak larut dengan lelah akibat Zoom Fatigue.

Imbangi dengan olahraga dan istirahat yang cukup

Olahraga dan istirahat yang cukup sangat dibutuhkan, meskipun aktivitasmu hanya di rumah saja. Sisihkan waktu di pagi hari sebelum bekerja atau sore hari setelah bekerja agar kamu bisa berolahraga sebentar di rumah.

Hindari pula melakukan pertemuan virtual hingga larut malam agar keesokan harinya kamu bisa bangun pagi dengan segar.


Baca informasi lainnya hanya di Kuarter.id

Related posts