Pentingnya Perkembangan Teknologi Komunikasi Bagi Negara

  • Whatsapp
perkembangan teknologi komunikasi
Ilustrasi. [Foto: Ist]

Kuarter.id – Teknologi, informasi, dan komunikasi menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian lebih seiring internet dan teknologi makin berkembang. Oleh karena itu, infrastruktur banyak dibangun dan dikembangkan oleh negara-negara di seluruh dunia.

Dunia berubah semakin cepat. Dalam dua dekade terakhir, teknologi dan internet membuat komunikasi antar manusia semakin dimudahkan.

Read More

Selain itu, negara-negara di dunia turut berlomba-lomba menjadi negara yang mampu menciptakan inovasi dan menguasai teknologi.

Pembangunan Teknologi di Indonesia

Lantas, bagaimana dengan pembangunan teknologi di Indonesia? Apakah Indonesia sudah termasuk maju, atau sebaliknya?

International Communication Union (ICU), sebuah organisasi internasional yang melakukan regulasi di bidang radio internasional dan telekomunikasi mencatat Indonesia sebagai negara tertinggal dalam hal pembangunan teknologi di Negara G20.

Baca juga: Alasan Main Games, Ini Dia Games dengan Unduhan Tertinggi

Data ICU 2017 menunjukkan, indeks pembangunan teknologi dan informasi Indonesia mencapai 4,33. Peringkat Indonesia berada di atas India dengan indeks 3,03.

Sementara itu, indeks pembangunan teknologi dan informasi di Negara G20 yang paling tinggi diraih oleh Singapura dengan indeks 8,05. Kemudian disusul Argentina dengan indeks 6,79.

Dilasir dari kompas.com, Negara G20 berisikan 20 negara dengan ekonomi terbesar, termasuk Indonesia masuk di dalamnya. Indonesia tercatat sebagai negara dari Asia Tenggara satu-satunya yang masuk dalam kelompok ini. G20 sendiri bertujuan untuk mendiskusikan kebijakan stabilisasi ekonomi global antar sesama negara anggota.

Provinsi dengan Pekerja di Sektor Informasi dan Komunikasi Paling Tinggi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Jawa Barat sebagai provinsi terbesar di Indonesia yang memiliki pekerja di sektor informasi dan komunikasi. Angkanya mencapai 225.210 orang pekerja.

Kemudian disusul Jawa Timur dengan jumlah pekerja di sektor informasi dan komunikasi sebanyak 125.450 orang.

DKI Jakarta sebagai ibu kota Republik Indonesia justru jumlahnya lebih sedikit dari Jawa Barat dan Jawa Timur, yakni hanya 114.060 orang pekerja.

Menurut data BPS, di tahun 2020 Provinsi Jawa Barat mengalami pertumbuhan hingga 39,75% pada sektor informasi dan komunikasi. Hal ini didorong oleh perkembangan digital masyarakat.

Baca juga: Selama Pandemi, Persentase Menonton Drama Korea Meningkat

Dilansir dari katadata.co.id, Jawa Barat juga tercatat sebagai provinsi paling unggul dalam hal penyediaan sumber daya digital, yakni dengan skor 57,14. Data ini merupakan laporan dari East Ventures – Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2021.

Pentingnya Sektor Teknologi, Informasi, dan Komunikasi Bagi Negara

Dilansir dari laman cnnindonesia.com, Menteri Keuangan Sri Mulyani beranggapan pembangunan teknologi sangat penting bagi suatu negara. Hal ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan inovasinya.

Menurutnya, suatu negara yang ingin maju tidak bisa hanya sepenuhnya memanfaatkan sumber daya alam tanpa didukung teknologi. Dengan teknologi pula, kompetensi sumber daya manusia bisa ditingkatkan.

Lebih lanjut, menurut Sri Mulyani teknologi dapat meningkatkan 5 hal ini bagi suatu negara, di antaranya meningkatkan nilai pada sektor agrikultur, menciptakan rantai pasok global baru di sektor manufaktur, meningkatkan jangkauan perdagangan global, menghubungkan sektor informal dan formal, serta menyambungkan ekonomi di tingkat domestik.

Wah, ternyata teknologi bagi suatu negara sangat berperan penting, ya.

Namun, sebagai warga negara yang baik, menggunakan teknologi juga mesti dibarengi dengan etika dan penggunaannya yang bijak. Jangan sampai, teknologi yang telah berkembang maju justru disalahgunakan dan akhirnya merugikan kita semua.


Baca informasi lainnya hanya di Kuarter.id

Related posts