Mengapa Kecepatan Internet Penting Bagi Sebuah Negara?

  • Whatsapp
negara dan kecepatan internet
Ilustrasi. [Foto: Ist]

Kuarter.id- Di era disrupsi ini, internet menjadi kebutuhan wajib bagi tiap individu, kelompok, dan bahkan negara. Tanpa kita sadari pula, hidup kita telah bergantung dengan teknologi bernama internet.

Coba bayangkan bila hidupmu tanpa akses internet, kegiatan belajar-mengajar, bekerja, hingga berkomunikasi dengan orang lain menjadi kesulitan. Internet menjadi komponen yang paling penting bagi segala sektor kehidupan manusia, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, pemerintahan, dan banyak lagi.

Read More

Namun, kita sering kali mengeluhkan koneksi internet yang lambat nan mahal. Bila ingin mengunduh (download) file ratusan Mbps atau Gbps, kita memerlukan waktu sekian puluh menit bahkan jam.

Pekerjaan pun menjadi terhambat, bukan? Terlebih di masa pandemi ini, kebutuhan akan internet menjadi hal pokok agar tetap beraktivitas di rumah saja.

Seberapa Cepat Internet Indonesia?

Speedtest Global Index mencatat Indonesia berada di posisi 115 dari 140 negara di dunia. Adapun rata-rata kecepatan mengunduh pada jaringan seluler hanya sebesar 17,03 Mbps. Data ini diperoleh dari databoks.katadata.co.id yang dirangkum akhir tahun 2020.

Sementara itu, di negara Asia Tenggara, Indonesia berada di bawah Kamboja, Malaysia, Myanmar, Laos, Vietnam, Thailand, dan Singapura. Indonesia hanya unggul satu tingkat di atas Filipina.

Singapura yang meraih posisi pertama di Asia Tenggara memiliki rata-rata kecepatan mengunduh sebesar 58,44 Mbps. Thailand berada di posisi kedua dengan rata-rata 34,08 Mbps.

Baca juga: Pentingnya Perkembangan Teknologi Komunikasi Bagi Negara

Kemudian disusul Vietnam sebesar 33,61 Mbps; Laos sebesar 26,68 Mbps; Myanmar sebesar 25,86 Mbps; Malaysia sebesar 24,69 Mbps. Selanjutnya, Kamboja sebesar 18,54 Mbps; Indonesia sebesar 17,03 Mbps, dan terakhir Filipina sebesar 16,44 Mbps.

Negara dengan Koneksi Internet Tercepat

Maret 2021 Speedtest Global Index mencatat Uni Emirat Arab sebagai negara dengan koneksi internet seluler tercepat di dunia. Rata-rata mengunduhnya dengan kecepatan 178,52 Mbps.

Posisi kedua diduduki Korea Selatan dengan rata-rata kecepatan mengunduh sebesar 170,52 Mbps. Selanjutnya, Qatar sebesar 167,4 Mbps; Tiongkok sebesar 150,4 Mbps; Arab Saudi sebesar 133,73 Mbps.

Selanjutnya, Norwegia sebesar 118,2 Mbps; Australia sebesar 109, 33 Mbps; dan Belanda sebesar 103,37 Mbps.

Dalam skala global, Speedtest Global Index mencatat rata-rata kecepatan unduhan seluler hanya sebesar 48,4 Mbps.

Mengapa Kecepatan Internet Penting Bagi Sebuah Negara?

Dilansir dari tirto.id, kecepatan internet sangat penting bagi tumbuh kembang suatu negara. Salah satunya yang paling berpengaruh adalah sektor ekonomi.

Menurut Tirto, bila koneksi internet suatu negara mati hanya dalam satu hari saja, kerugiannya bisa mencapai jutaan dolar Amerika. Hal ini akan berdampak pada PDB (produk domestik bruto) negara tersebut.

Selain berpengaruh pada sektor ekonomi, koneksi internet yang lambat atau mati juga akan berpengaruh pada sektor politik negara tersebut.

Lantas, mengapa perekonomian dan perpolitikan suatu negara bisa menjadi sangat berpengaruh hanya karena internet mati?

Baca juga: Dompet Digital: Metode Pembayaran Paling Diminati dalam Belanja Online

Hal ini dikarenakan masyarakat kita yang sudah sangat bergantung pada teknologi digital dan internet. Usaha besar hingga usaha kecil pun kita telah beralih ke teknologi berbasis internet. Segala urusan pemerintahan juga mulai diterapkan ke teknologi yang membutuhkan koneksi internet.

Bisa dibayangkan bukan bila internet Indonesia terus-terusan melambat, maka pertumbuhan ekonominya pun akan ikut melambat.

Barengi dengan Literasi Digital

Pemerintah Indonesia menyadari koneksi internet Indonesia masih lambat dibandingkan negara tetangganya. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari letak geografis Indonesia hingga kurang meratanya infrastruktur.

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia mulai gencar meningkatkan koneksi internet Indonesia. Bahkan melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Indonesia telah berancang-ancang menuju jaringan 5G.

Nah, sebagai generasi muda yang aktif menggunakan internet, kita juga tidak boleh melupakan pentingnya literasi digital. Hal ini diperlukan agar kita tetap bijak menggunakan internet. Harapannya pun agar masyarakat tetap dapat berinternet sehat.

Cara paling mudah adalah dengan selalu berhati-hati dalam membagikan segala informasi di internet. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasinya, agar kamu tidak menjadi salah satu oknum penyebar hoaks.

Ayo kita dukung internet sehat!


Baca informasi lainnya hanya di Kuarter.id

Related posts