Daftar KIP Kuliah, Agar Tak Pusing Biaya Kuliah

  • Whatsapp
cara mendaftar kip kuliah
Ilustrasi. [Foto: Ist]

Kuarter.id – Buat kamu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tentu Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bisa menjadi solusi agar kamu tak perlu pusing dengan biaya kuliah. Dengan KIP Kuliah ini pula kamu bisa mendaftar kuliah, baik melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, maupun mandiri tanpa biaya pendaftaran.

KIP Kuliah sendiri program bantuan biaya pendidikan yang diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang akan lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat atau mereka yang sudah lulus maksimal dua tahun, dengan syarat memiliki potensi akademik namun terkendala oleh kemampuan ekonomi.

Read More

Program ini dicetuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak 2020 lalu, guna menyasar 1,1 juta para lulusan SMA sederajat. Peserta yang lolos program ini nantinya tidak perlu membayar biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi dan biaya kuliah, hingga mendapatkan uang saku.

Baca juga: Beda KIP Kuliah, Bantuan Biaya Pendidikan Pengganti Bidikmisi

Berdasarkan data Kementerian Riset dan Teknologi, di tahun 2019 total mahasiswa baru di Indonesia mencapai 2,1 juta orang. Sebanyak 53% disumbangkan oleh lima provinsi di Pulau Jawa. Provinsi Jawa Timur sendiri menduduki peringkat pertama dengan 291.732 mahasiswa.

Disusul Jawa Barat di posisi kedua dengan jumlah 248.842, lalu Jawa Tengah di posisi ketiga dengan total mahasiswa 205.474. Di posisi keempat ada DKI Jakarta dengan 205.474 jumlah mahasiswa, dan kelima ditempati Banten dengan 169.645 mahasiswa.

Jika kamu memiliki kesesuaian dengan kriteria di atas dan siap bersaing dengan pendaftar lainnya, segera lengkapi persyaratan untuk mendaftar KIP Kuliah. Nah, setelah persyaratan untuk mendaftar KIP Kuliah sudah lengkap, kamu bisa mengikuti tahapan pendaftaran KIP Kuliah berikut. Tenang, tahap pendaftarannya cukup mudah lho.

1. Buka Laman Resmi KIP Kuliah

Selain dengan membuka laman KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ kamu juga bisa mengunduh aplikasi KIP Kuliah di gawaimu melalui Play Store untuk melakukan proses awal pendaftaran KIP Kuliah.

2. Masukkan NIK, NISN, NPSN dan Alamat E-mail yang Aktif

Setelah kamu berhasil masuk ke laman resmi KIP Kuliah atau mengunduh aplikasinya di gawaimu, jangan lupa masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang ada di KTP-mu (Kartu Tanda Pengenal).

Kamu juga perlu memasukkan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dan NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional). Kedua data ini bisa kamu cek di kartu pelajarmu.

Jangan lupa untuk memastikan data yang kamu masukkan sesuai dengan yang tercatat di DAPODIK Kemendikbud. Jika kamu bingung, kamu bisa menanyakannya ke bagian tata usaha atau operator DAPODIK/EMIS di sekolahmu ya.

Pastikan juga kamu memiliki e-mail aktif untuk memudahkanmu menerima informasi terkait pendaftaran KIP Kuliahmu.

3. Validasi Sistem Terkait Data Diri dan Kelayakan Penerima

Setelah kamu berhasil melengkapi data diri yang diminta oleh sistem, selanjutnya sistem akan melakukan validasi terkait data yang kamu masukkan. Mulai dari NIK, NISN, serta NPSN.

Sistem ini selanjutnya akan memastikan apakah kamu layak menjadi penerima KIP Kuliah atau tidak.

4. Aktifkan Notifikasi E-mailmu untuk Mengetahui Hasil Validasi

Penting untukmu mengaktifkan notifikasi e-mail di gawaimu. Jika tidak, pastikan kamu rajin mengeceknya. Karena setelah validasi datamu berhasil, sistem KIP Kuliah akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat e-mail yang kamu daftarkan.

Jika kamu tidak bisa menemukan notifikasi KIP Kuliah di folder e-mail masuk, pastikan kamu udah mengecekanya di folder spam.

Jadi jangan sampai kamu ketinggalan informasi penting tersebut ya.

5. Selesaikan Proses Pendaftaran KIP Kuliah

Setelah mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses, kunjungi kembali laman di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ . Pastikan kamu menyelesaikan tahapan pendaftaran KIP Kuliah.

Jangan lupa untuk memilih proses seleksi yang akan kamu ikuti agar diterima di perguruan tinggi. Kamu bisa mengikuti seleksi jalur rapor (SNMPTN/SNMPN), jalur tertulis (SBMPTN/SBMPN) maupun jalur mandiri PTN/PTS.

6. Tuntaskan Pendaftaran Sesuai Jalur Seleksi yang Kamu Pilih

Setelah menentukan proses seleksi yang akan diikuti, pastikan kamu menyelesaikan proses pendaftaranmu di portal atau sistem informasi sesuai jalur seleksi yang kamu pilih.

Isi pula data dengan lengkap dan benar. Mulai biodata diri, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi, hingga rencana. Jangan sampai datamu ada yang kurang atau bahkan terlewat ya.

7. Tunggu Hasil Verifikasi oleh Perguruan Tinggi Setelah Lulus Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru

Ini dia tahap terakhir untuk mendaftar KIP Kuliah. Setelah kamu dinyatakan lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, perguruan tinggi yang kamu pilih akan melakukan verifikasi kembali. Verifikasi ini dilakukan sebelum kamu diusulkan sebagai calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Penting pula untuk kamu ketahui, jika kamu sudah pernah ditetapkan menjadi penerima bidikmisi, kamu tidak bisa mendaftar KIP Kuliah ya. Karena kurang lebih kedua program ini memiliki kesamaan. Dan pendaftaran penerima bidikmisi sudah berakhir di tahun 2019.

Nah, selamat mencoba dan semoga sukses untuk mendapatkan bantuan biaya kuliah ini ya. Semangat!


Baca informasi lainnya hanya di Kuarter.id

Related posts